Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kapolda Kalsel) Irjen Pol. Winarto memimpin langsung operasi razia besar di Banjarmasin dengan target utama memberantas premanisme dan penyakit masyarakat lainnya. Dalam operasi yang digelar pada [sebutkan tanggal jika ada dalam berita], puluhan remaja yang kedapatan mabuk di berbagai lokasi diamankan oleh petugas. Langkah tegas ini merupakan wujud komitmen Polda Kalsel dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat Banjarmasin.
Operasi razia preman ini menyasar sejumlah titik rawan di Banjarmasin, termasuk area publik, jalanan, dan tempat-tempat yang disinyalir menjadi lokasi berkumpulnya remaja yang melakukan tindakan meresahkan. Selain menargetkan praktik premanisme, operasi ini juga fokus pada penertiban remaja yang terlibat dalam penyalahgunaan minuman keras dan narkoba, yang seringkali menjadi pemicu tindakan kriminalitas.
Dalam operasi tersebut, puluhan remaja yang didapati dalam kondisi mabuk diamankan oleh petugas kepolisian. Para remaja ini kemudian dibawa ke Mapolda Kalsel untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga akan memanggil orang tua atau wali remaja yang bersangkutan untuk diberikan pengarahan mengenai pentingnya pengawasan terhadap anak-anak mereka.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol. Winarto, menegaskan bahwa pihaknya tidak akanUnderestimate segala bentuk premanisme dan penyakit masyarakat yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban di wilayah Banjarmasin. Operasi razia seperti ini akan terus digencarkan secara berkelanjutan sebagai upaya preventif dan represif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga. Beliau juga mengimbau kepada masyarakat untuk turut serta aktif dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika mengetahui adanya aktivitas premanisme atau penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar.
Tindakan tegas Polda Kalsel ini mendapat apresiasi dari berbagai kalangan masyarakat Banjarmasin. Mereka berharap agar operasi razia preman dan penertiban remaja mabuk ini dapat memberikan efek jera dan mengurangi angka kriminalitas serta kenakalan remaja di kota Banjarmasin. Keamanan dan ketertiban merupakan tanggung jawab bersama, dan peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Operasi razia yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kalsel ini menunjukkan keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas premanisme dan penyakit masyarakat di Banjarmasin. Diharapkan, dengan upaya yang berkelanjutan dan dukungan dari masyarakat.
