Sebuah insiden memalukan terjadi di Polsek Dukuh Pakis, Surabaya kebobolan. Seorang narapidana (napi) berhasil melarikan diri dari sel tahanan. Kejadian ini tentu saja mengejutkan pihak kepolisian dan menimbulkan pertanyaan tentang sistem keamanan di Polsek Dukuh Pakis.
Kronologi Kejadian Polsek Kebobolan
Kejadian Polsek kebobolan ini terjadi pada hari Jumat, 12 April 2024, dini hari. Napi yang diketahui bernama Anjar Dinata (55) berhasil kabur dengan cara merusak teralis jendela sel tahanan. Anjar merupakan tahanan kasus penipuan dan penggelapan.
“Jadi kaburnya lewat teralis jendela. Melepas teralis yang ada di jendela. Tidak ada yang digergaji,” kata Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Haryoko Widhi.
Pencarian dan Penangkapan Kembali Napi Kabur
Setelah mengetahui kejadian ini, pihak kepolisian segera melakukan pengejaran terhadap napi yang kabur. Tim gabungan dari Polsek Dukuh Pakis dan Satreskrim Polrestabes Surabaya dikerahkan untuk mencari keberadaan Anjar.
“Tim gabungan sedang mengejar pelaku. Mohon doa dan dukungannya biar segera kita amankan,” tutur Haryoko.
Setelah delapan hari buron, Anjar akhirnya berhasil ditangkap kembali di kawasan Manggis, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Saat ditangkap, Anjar kedapatan membawa sabu.
Pemeriksaan Petugas Polsek Dukuh Pakis
Akibat kejadian Polsek kebobolan ini, empat anggota Polsek Dukuh Pakis yang sedang bertugas saat kejadian diperiksa oleh Propam Polrestabes Surabaya. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada kelalaian dari petugas yang menyebabkan napi berhasil kabur.
“Kami periksa empat anggota terkait kasus tahanan kabur ini,” jelas Haryoko.
Dampak dan Himbauan
Kejadian Polsek kebobolan ini tentu saja mencoreng citra kepolisian. Pihak kepolisian berjanji akan meningkatkan sistem keamanan di Polsek Dukuh Pakis agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
“Kami akan meningkatkan sistem keamanan di Polsek Dukuh Pakis. Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap kinerja petugas,” tegas Kapolrestabes Surabaya.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri jika mengetahui keberadaan napi yang kabur. Masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada pihak berwajib.
Informasi Tambahan:
- Anjar merupakan tahanan kasus penipuan dan penggelapan.
- Anjar berhasil kabur dengan cara merusak teralis jendela sel tahanan.
- Anjar ditangkap kembali di Jakarta Selatan.
- Empat anggota Polsek Dukuh Pakis diperiksa oleh Propam.
- Polisi akan meningkatkan sistem keamanan di Polsek Dukuh Pakis.
Dengan adanya kejadian ini, diharapkan pihak kepolisian dapat meningkatkan kewaspadaan dan memperbaiki sistem keamanan agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
